Emberesia February 18, 2009
Posted by koeninq in propaganda.trackback
Pernahkah Anda melihat film City of Ember? Bukan, saya bukan bermaksud meresensi film itu di sini. Anda dapat melihat resensinya di bagian lain blog ini. Saya hanya ingin mengutip sebuah adegan di film fiksi itu.
Diceritakan bahwa para penduduk Ember yang baru lulus sekolah dikumpulkan di sebuah tempat dan menunggu pembagian kertas-kertas kepada mereka. Kertas itu bukan kertas biasa, kertas itu berisi jenis pekerjaan yang harus mereka lakukan sebagai bagian dari pengabdian kepada Ember. Ada pekerja pipa, pengawas boiler, hingga ke pembawa pesan (semacam tukang pos).
Unik, karena cara itu mungkin berhasil mengatasi pengangguran di sana. Tapi bagaimana menurut Anda jika itu diterapkan di kenyataan, di negara kita misalnya?
Memang tidak logis, karena pembagian kerja lebih terlihat seperti pengumuman undian kupon iklan sabun daripada penentuan nasib dan masa depan seseorang. Tapi cara itu cukup masuk akal untuk mengatasi pengangguran.
Saya membayangkan jika misalnya ada data alumni Teknik Kimia di seantero negeri, kemudian ada pula data kebutuhan tenaga kerja dari setiap perusahaan. Nah kemudian para sarjana itu dikumpulkan dan dibagikan secarik kertas. Ketika dibuka terbaca tulisan seperti Process Engineer Pertamina, GDP Freeport, atau yang lainnya. Wah sudah pasti akan enak sekali hidup di Indonesia. Setuju? Tapi bila Anda setuju, berarti Anda harus siap jika ketika kertas Anda dibuka terbaca tulisan Buruh Harian atau Penagih Kredit Panci. Atau yang lebih parah, jika terbaca tulisan Coba Lagi atau Anda Belum Beruntung. Hehe..so?
Comments»
No comments yet — be the first.