jump to navigation

August Rush: Berlebihan! February 20, 2009

Posted by koeninq in movie review.
trackback

images12Film ini berkisah tentang Evan Taylor (Freddie Highmore), anak lelaki dengan bakat musik luar biasa yang hidup di panti asuhan New York. Evan bukannya tak punya orang tua, ayahnya Louis Connelly (Jonathan Rhys Meyers) adalah gitaris merangkap vokalis sebuah band rock, sedangkan ibunya Lyla Novacek (Keri Russell) adalah pemain cello ternama di Amerika.

Karena kisah cinta kedua orang tuanya tak direstui oleh ayah Lyla, maka mereka pun dipisahkan. Tragisnya, Louis tidak mengetahui kalau Lyla telah hamil, sedangkan Lyla diberitahu kalau anak yang dilahirkannya telah tewas ketika baru saja dilahirkan. Jadilah Louis dan Lyla terpisah tanpa mengetahui bahwa Evan sesungguhnya masih hidup dan sedang menunggu mereka di panti asuhannya.

Cerita pencarian Evan pun dimulai saat ia pergi meninggalkan panti dan bertemu dengan Wizard (Robbie Williams) seorang “koordinator” musisi-musisi jalanan cilik di New York. Evan yang kemudian diberi nama samaran August Rush pun dipaksa mengamen di jalanan. Namun Evan berhasil melarikan diri dan bersembunyi di sebuah gereja. Di tempat ini pulalah ia kemudian diarahkan untuk belajar musik di Juilliard School, sebuah sekolah musik ternama di sana. Atas rekomendasi guru-gurunya yang kagum dengan bakat musiknya, Evan pun diberi kesempatan untuk menggelar konser besar dan membawakan lagu hasil ciptaannya sendiri. Tak dinyana, sesungguhnya Lyla pun yang selama ini tinggal di Chicago juga akan menjadi pengisi acara di konser tersebut.

Masalah mulai muncul saat Wizard kembali muncul dan berhasil membujuk Evan untuk kembali ke jalanan. Evan pun dipaksa melupakan mimpinya untuk ikut konser besar yang hanya tinggal beberapa hari lagi. Di jalanan itulah secara tak sengaja ia bertemu dengan Louis yang juga akan menggelar konser rock di New York. Louis yang tak tahu kalau Evan adalah anak kandungnya memotivasi Evan untuk kembali ke Juilliard dan mengejar mimpinya. Cerita ini berujung bahagia ketika Lyla, Evan, dan Louis akhirnya bertemu kembali di konser tersebut.

Bisa dikatakan film ini terlalu “manis”, terlalu banyak kebetulan yang menjadikan alur cerita menjadi kurang menantang dan mudah ditebak. Tapi untuk dijadikan tontonan keluarga, agaknya film ini layak jadi pilihan walaupun akan menjadi masalah ketika harus menjelaskan pada anak anda bahwa Evan adalah anak yang dilahirkan di luar pernikahan dan hanya dihasilkan dari pertemuan Louis dan Lyla dalam satu malam saja.

Advertisement

Comments»

No comments yet — be the first.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.