<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>sayapKUning</title>
	<atom:link href="http://sayapkuning.wordpress.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://sayapkuning.wordpress.com</link>
	<description>karena kita tak mungkin diam...</description>
	<lastBuildDate>Thu, 30 Apr 2009 17:28:21 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
<cloud domain='sayapkuning.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://s2.wp.com/i/buttonw-com.png</url>
		<title>sayapKUning</title>
		<link>http://sayapkuning.wordpress.com</link>
	</image>
	<atom:link rel="search" type="application/opensearchdescription+xml" href="http://sayapkuning.wordpress.com/osd.xml" title="sayapKUning" />
	<atom:link rel='hub' href='http://sayapkuning.wordpress.com/?pushpress=hub'/>
		<item>
		<title>Atas Nama Rakyat?</title>
		<link>http://sayapkuning.wordpress.com/2009/05/01/atas-nama-rakyat/</link>
		<comments>http://sayapkuning.wordpress.com/2009/05/01/atas-nama-rakyat/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 30 Apr 2009 17:26:09 +0000</pubDate>
		<dc:creator>koeninq</dc:creator>
				<category><![CDATA[propaganda]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://sayapkuning.wordpress.com/?p=100</guid>
		<description><![CDATA[Kuping saya memanas mendengar berkali-kali mereka menyebut kalimat “untuk kepentingan rakyat”. Dengan alasan bak malaikat itu lantas mereka memposisikan diri sebagai penyelamat carut-marut bangsa. Mereka pikir rakyat masih bodoh. Saya hanya agak terganggu dengan demikian mudahnya prinsip parpol-parpol itu berubah. Sebagai contoh adalah Wiranto dengan Hanura-nya. Bagaimana mungkin orang yang telah “tersakiti” oleh Golkar di [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=sayapkuning.wordpress.com&amp;blog=5728605&amp;post=100&amp;subd=sayapkuning&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-family:&quot;" lang="IN"><img class="alignleft size-full wp-image-101" title="images" src="http://sayapkuning.files.wordpress.com/2009/05/images.jpeg?w=460" alt="images"   /> </span><span style="font-family:&quot;" lang="IN">Kuping saya memanas mendengar berkali-kali mereka menyebut kalimat “untuk kepentingan rakyat”. Dengan alasan bak malaikat itu lantas mereka memposisikan diri sebagai penyelamat carut-marut bangsa. Mereka pikir rakyat masih bodoh.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-family:&quot;" lang="IN"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-family:&quot;" lang="IN">Saya hanya agak terganggu dengan demikian mudahnya prinsip parpol-parpol itu berubah. Sebagai contoh adalah Wiranto dengan Hanura-nya. Bagaimana mungkin orang yang telah “tersakiti” oleh Golkar di tahun 2004 lalu, lantas kini malah memilih merapat ke partai beringin itu? Bila alasannya adalah adanya kesamaan antara dua partai itu, malah menjadi pertanyaan kenapa kemudian ia dulu harus hengkang dari Golkar dan membentuk partai baru?</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-family:&quot;" lang="IN"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-family:&quot;" lang="IN">Contoh lain adalah Permadi dan Gerindra-nya. Cukup unik ketika kini ia turut mendorong Prabowo untuk bisa bersanding dengan Megawati. Saya cuma teringat bagaimana Permadi dulu demikian vokal menyuarakan ketidak demokratisan di tubuh PDIP sebagai penyebab kemudian ia memilih <span id="more-100"></span>menyeberang.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-family:&quot;" lang="IN"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-family:&quot;" lang="IN">Koalisi PDIP dan Golkar pun terdengar ironis. Rasanya kita ingat sekali saat dua partai besar ini berkoar-koar saat kampanye Pileg lalu. Materi jualan PDIP adalah bahwa BLT merendahkan harga diri rakyat. Mengenaskan mengingat materi jualan Golkar adalah klaim mereka bahwa BLT adalah ide murni dari JK.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-family:&quot;" lang="IN"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-family:&quot;" lang="IN">Agaknya perlu ada pemaknaan ulang tentang koalisi itu sendiri. Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia, koalisi memang diartikan sebagai kerjasama beberapa partai untuk mendapat kelebihan suara di parlemen. Tapi apakah faktor pembentuk koalisi menjadi hanya sepragmatis itu? Lantas di mana posisi kepentingan rakyat seperti yang selalu merka dengungkan itu?</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-family:&quot;" lang="IN"> </span></p>
<p><span style="font-size:12pt;font-family:&quot;" lang="IN">Harusnya rakyat bisa cerdas dan bahkan menggugat penjualan nama rakyat secara kotor seperti yang mereka lakukan sekarang ini. Memalukan dan memang orang-orang seperti merekalah yang tak pantas memimpin bangsa ini.</span></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/sayapkuning.wordpress.com/100/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/sayapkuning.wordpress.com/100/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/sayapkuning.wordpress.com/100/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/sayapkuning.wordpress.com/100/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/sayapkuning.wordpress.com/100/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/sayapkuning.wordpress.com/100/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/sayapkuning.wordpress.com/100/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/sayapkuning.wordpress.com/100/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/sayapkuning.wordpress.com/100/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/sayapkuning.wordpress.com/100/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/sayapkuning.wordpress.com/100/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/sayapkuning.wordpress.com/100/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/sayapkuning.wordpress.com/100/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/sayapkuning.wordpress.com/100/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=sayapkuning.wordpress.com&amp;blog=5728605&amp;post=100&amp;subd=sayapkuning&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://sayapkuning.wordpress.com/2009/05/01/atas-nama-rakyat/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/656b606e47de939824bf83604ced2ae8?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">koeninq</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://sayapkuning.files.wordpress.com/2009/05/images.jpeg" medium="image">
			<media:title type="html">images</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Ketika Burung Harus Jatuh (lagi)</title>
		<link>http://sayapkuning.wordpress.com/2009/05/01/ketika-burung-harus-jatuh-lagi/</link>
		<comments>http://sayapkuning.wordpress.com/2009/05/01/ketika-burung-harus-jatuh-lagi/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 30 Apr 2009 17:20:34 +0000</pubDate>
		<dc:creator>koeninq</dc:creator>
				<category><![CDATA[propaganda]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://sayapkuning.wordpress.com/?p=97</guid>
		<description><![CDATA[Burung besi Indonesia rontok lagi kemarin. Pesawat latih milik Sekolah Tinggi Penerbangan Indonesia jatuh di daerah Bogor. Rasanya belum hilang dari ingatan kita bagaimana beberapa waktu lalu pesawat Mimika Air jatuh di Papua sana. Apa yang sebenarnya terjadi dengan situasi penerbangan kita saat ini. Bukan hanya pesawat komersil, pesawat latih bahkan pesawat militerpun silih berganti [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=sayapkuning.wordpress.com&amp;blog=5728605&amp;post=97&amp;subd=sayapkuning&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Burung besi Indonesia rontok lagi kemarin. Pesawat latih milik Sekolah Tinggi Penerbangan Indonesia jatuh di daerah Bogor. Rasanya belum hilang dari ingatan kita bagaimana beberapa waktu lalu pesawat Mimika Air jatuh di Papua sana.</p>
<p>Apa yang sebenarnya terjadi dengan situasi penerbangan kita saat ini. Bukan hanya pesawat komersil, pesawat latih bahkan pesawat militerpun silih berganti mengisi pemberitaan televisi.  Sebagai orang awam saya tak mengerti tentang faktor-faktor kenapa sebuah pesawat bisa mengalami gangguan dalam penerbangan. Namun sebagai orang awam pula, saya bisa menyimpulkan bahwa ada yang tak beres dengan penanggungjawab pengawasan pesawat-pesawat di negeri ini.</p>
<p>Saya hanya berharap semoga pesawat-pesawat kita, terutama milik militer, habis jumlahnya karena aksi-aksi heroik untuk mempertahankan jengkal demi jengkal tanah air Indonesia, dan bukannya habis karena jatuh satu per satu dengan penyebab yang tak jelas juntrungannya. Semoga saja&#8230;</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/sayapkuning.wordpress.com/97/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/sayapkuning.wordpress.com/97/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/sayapkuning.wordpress.com/97/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/sayapkuning.wordpress.com/97/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/sayapkuning.wordpress.com/97/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/sayapkuning.wordpress.com/97/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/sayapkuning.wordpress.com/97/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/sayapkuning.wordpress.com/97/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/sayapkuning.wordpress.com/97/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/sayapkuning.wordpress.com/97/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/sayapkuning.wordpress.com/97/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/sayapkuning.wordpress.com/97/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/sayapkuning.wordpress.com/97/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/sayapkuning.wordpress.com/97/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=sayapkuning.wordpress.com&amp;blog=5728605&amp;post=97&amp;subd=sayapkuning&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://sayapkuning.wordpress.com/2009/05/01/ketika-burung-harus-jatuh-lagi/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/656b606e47de939824bf83604ced2ae8?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">koeninq</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Kasus Manohara: Siapa Bersalah?</title>
		<link>http://sayapkuning.wordpress.com/2009/05/01/kasus-manohara-siapa-bersalah/</link>
		<comments>http://sayapkuning.wordpress.com/2009/05/01/kasus-manohara-siapa-bersalah/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 30 Apr 2009 17:02:38 +0000</pubDate>
		<dc:creator>koeninq</dc:creator>
				<category><![CDATA[propaganda]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://sayapkuning.wordpress.com/?p=93</guid>
		<description><![CDATA[Manohara Odelia Pinot, nama indah ini demikian santer disebut belakangan hari. Kasus dugaan penculikan yang tampaknya mudah untuk diselesaikan ternyata menjadi sedemikian sulit. Tak dapat dicegah kalau hal ini malah mendapat variasi persepsi dari publik. Ada yang menyalahkan pihak Malaysia, ada pula yang menyalahkan pemerintah Indonesia, bahkan ada pula yang menempatkan ibunda Mano sebagai pesakitan [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=sayapkuning.wordpress.com&amp;blog=5728605&amp;post=93&amp;subd=sayapkuning&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-family:&quot;" lang="IN"><img class="alignleft size-full wp-image-92" title="images" src="http://sayapkuning.files.wordpress.com/2009/04/images.jpeg?w=460" alt="images"   />Manohara Odelia Pinot, nama indah ini demikian santer disebut belakangan hari. Kasus dugaan penculikan yang tampaknya mudah untuk diselesaikan ternyata menjadi sedemikian sulit. Tak dapat dicegah kalau hal ini malah mendapat variasi persepsi dari publik. Ada yang menyalahkan pihak Malaysia, ada pula yang menyalahkan pemerintah Indonesia, bahkan ada pula yang menempatkan ibunda Mano sebagai pesakitan yang bersalah dalam kasus ini.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-family:&quot;" lang="IN"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-family:&quot;" lang="IN">Kasus ini rumit karena ternyata pernikahan Mano sendiri bisa dianggap pelanggaran dalam Undang-Undang negara kita. Mano yang masih di bawah umur saat itu jelas tak boleh dinikahkan menurut konstitusi kita. Bila kita komparasi dengan kasus Syeh Puji, maka posisi ibu Mano dan sang anak sultan bisa dijadikan tersangka. Karena suami Mano bukan WNI, maka tersangka tunggalnya adalah ibu Mano yang selama ini tampil dengan image teraniaya di layar televisi.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-family:&quot;" lang="IN"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-family:&quot;" lang="IN">Hal lain yang mempersulit dalam kasus ini adalah <span id="more-93"></span>kewarganegaraan ganda yang dimiliki Mano. Malaysia jelas memiliki hak yang sama terhadap Mano seperti juga layaknya Indonesia. Hukum Malaysia bisa jadi menatap berbeda kasus ini, dan karena lokasi kejadian ada di wilayah Malaysia maka Indonesia menjadi tidak berhak turut campur dalam penanganan kasus ini.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-family:&quot;" lang="IN"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-family:&quot;" lang="IN">Terlepas dari itu semua, semoga permasalahan Mano ini tidak didramatisir hingga seperti menjadi konflik runcing antara dua negara. Saya bukan hendak merendahkan upaya ibunda Mano untuk mendapat keadilan. Saya hanya mencoba mengingat bagaimana TKW-TKW kita diperlakukan lebih tidak manusiawi lagi dibandingkan Manohara. Mereka yang faktanya merupakan penyumbang devisa negara ini bahkan seperti tak mendapat perlindungan sama sekali dari pemerintah Indonesia. Lantas kenapa bangsa ini menjadi sedemikian heboh hanya karena seorang model kaya mengalami konflik rumah tangga dengan suaminya sendiri??</span></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/sayapkuning.wordpress.com/93/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/sayapkuning.wordpress.com/93/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/sayapkuning.wordpress.com/93/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/sayapkuning.wordpress.com/93/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/sayapkuning.wordpress.com/93/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/sayapkuning.wordpress.com/93/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/sayapkuning.wordpress.com/93/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/sayapkuning.wordpress.com/93/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/sayapkuning.wordpress.com/93/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/sayapkuning.wordpress.com/93/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/sayapkuning.wordpress.com/93/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/sayapkuning.wordpress.com/93/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/sayapkuning.wordpress.com/93/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/sayapkuning.wordpress.com/93/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=sayapkuning.wordpress.com&amp;blog=5728605&amp;post=93&amp;subd=sayapkuning&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://sayapkuning.wordpress.com/2009/05/01/kasus-manohara-siapa-bersalah/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/656b606e47de939824bf83604ced2ae8?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">koeninq</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://sayapkuning.files.wordpress.com/2009/04/images.jpeg" medium="image">
			<media:title type="html">images</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Ketika Tersenyum Itu Mahal</title>
		<link>http://sayapkuning.wordpress.com/2009/02/20/ketika-tersenyum-itu-mahal/</link>
		<comments>http://sayapkuning.wordpress.com/2009/02/20/ketika-tersenyum-itu-mahal/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 20 Feb 2009 03:54:47 +0000</pubDate>
		<dc:creator>koeninq</dc:creator>
				<category><![CDATA[propaganda]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://sayapkuning.wordpress.com/?p=85</guid>
		<description><![CDATA[Cobalah berjalan di beberapa wilayah Jabotabek belakangan ini. Ironis. Di tengah suasana mimpi buruk pasca banjir dan derap lunglai ribuan pengemis tanpa alas kaki, puluhan bahkan ratusan wajah bersenyum lebar terpampang menatap nasib ibukota yang tanpa masa depan. Di setiap sudut, di pokok-pokok pohon, bahkan di tempat-tempat yang kadang membuat kita berpikir keras bagaimana potret [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=sayapkuning.wordpress.com&amp;blog=5728605&amp;post=85&amp;subd=sayapkuning&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img class="alignleft size-thumbnail wp-image-90" title="images16" src="http://sayapkuning.files.wordpress.com/2009/02/images16.jpeg?w=127&#038;h=96" alt="images16" width="127" height="96" />Cobalah berjalan di beberapa wilayah Jabotabek belakangan ini. Ironis. Di tengah suasana mimpi buruk pasca banjir dan derap lunglai ribuan pengemis tanpa alas kaki, puluhan bahkan ratusan wajah bersenyum lebar terpampang menatap nasib ibukota yang tanpa masa depan. Di setiap sudut, di pokok-pokok pohon, bahkan di tempat-tempat yang kadang membuat kita berpikir keras bagaimana potret sumringah itu bisa melekat di sana. Para “mereka yang mengaku peduli” itu menjual mimpi dan harapan di tengah kebisingan dan jerit tangis warga bantaran kali yang tiap hari lenyap tersapu lautan ombak sampah hitam menggunung.</p>
<p>Heran. Apa yang sesungguhnya disenyumkan para “mereka yang mengaku peduli” itu. Senyum puas karena berhasil menderitakan rakyat, senyum picik untuk menutupi gurat-gurat penipu, atau senyum getir karena takut tak terpilih dan merugi ratusan juta rupiah.<span id="more-85"></span></p>
<p>Helalah nafas panjang dan lupakan imajinasi kejayaan. “mereka yang mengaku peduli” itu adalah para manusia yang terganggu ingatannya. Sayangnya, rakyat ternyata lebih pelupa dari para “mereka yang mengaku peduli”.</p>
<p>Sehari-hari bukan main tebalnya buku caci-maki rakyat untuk sang “mereka yang mengaku peduli”, tapi saat lima tahun kemudian mereka kembali memasuki kotak kecil itu, pikiran terhipnotis dan kembalilah melakukan kesalahan serupa.</p>
<p>Kesalahan yang berulang-ulang inilah barangkali yang kemudian disenyumkan oleh “mereka yang mengaku peduli” di poster-poster itu. Senyum kemenangan atas kontes daya ingat lima tahunan yang sebentar lagi akan kita songsong bersama. Dan tahun inipun, agaknya mereka akan kembali menang. Maka bersiaplah lima tahun lagi, Jakarta akan terbanjiri lagi oleh senyum-senyum itu, senyuman dari “mereka yang mengaku peduli”.</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/sayapkuning.wordpress.com/85/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/sayapkuning.wordpress.com/85/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/sayapkuning.wordpress.com/85/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/sayapkuning.wordpress.com/85/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/sayapkuning.wordpress.com/85/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/sayapkuning.wordpress.com/85/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/sayapkuning.wordpress.com/85/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/sayapkuning.wordpress.com/85/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/sayapkuning.wordpress.com/85/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/sayapkuning.wordpress.com/85/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/sayapkuning.wordpress.com/85/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/sayapkuning.wordpress.com/85/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/sayapkuning.wordpress.com/85/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/sayapkuning.wordpress.com/85/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=sayapkuning.wordpress.com&amp;blog=5728605&amp;post=85&amp;subd=sayapkuning&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://sayapkuning.wordpress.com/2009/02/20/ketika-tersenyum-itu-mahal/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/656b606e47de939824bf83604ced2ae8?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">koeninq</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://sayapkuning.files.wordpress.com/2009/02/images16.jpeg?w=127" medium="image">
			<media:title type="html">images16</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Obama vs Osama</title>
		<link>http://sayapkuning.wordpress.com/2009/02/20/obama-vs-osama/</link>
		<comments>http://sayapkuning.wordpress.com/2009/02/20/obama-vs-osama/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 20 Feb 2009 03:47:14 +0000</pubDate>
		<dc:creator>koeninq</dc:creator>
				<category><![CDATA[propaganda]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://sayapkuning.wordpress.com/?p=83</guid>
		<description><![CDATA[Demam Obama memang melanda bangsa kita beberapa waktu yang lalu. Cukup mengherankan, karena sesungguhnya Obama sama sekali tak punya darah Indonesia. Ia hanya pernah mengenyam Sekolah Dasar di sini sebelum kemudian kembali ke negaranya (itupun jika bukan karena sakit hati dengan mutu pendidikan negeri ini). Aneh, tapi sejak kapan bangsa ini menjadi bangsa yang mudah [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=sayapkuning.wordpress.com&amp;blog=5728605&amp;post=83&amp;subd=sayapkuning&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img class="alignleft size-thumbnail wp-image-82" title="images13" src="http://sayapkuning.files.wordpress.com/2009/02/images13.jpeg?w=71&#038;h=96" alt="images13" width="71" height="96" />Demam Obama memang melanda bangsa kita beberapa waktu yang lalu. Cukup mengherankan, karena sesungguhnya Obama sama sekali tak punya darah Indonesia. Ia hanya pernah mengenyam Sekolah Dasar di sini sebelum kemudian kembali ke negaranya (itupun jika bukan karena sakit hati dengan mutu pendidikan negeri ini). Aneh, tapi sejak kapan bangsa ini menjadi bangsa yang mudah GR begini?</p>
<p>Obama memang sosok penting dalam sejarah panjang Amerika. Mewakili kaum berkulit minoritas, bernama tengah ke-Arab-an, berusia muda, dan bukan dari golongan ekonomi kuat, menjadikan Obama seperti akan membawa perubahan besar bagi Paman Sam, dunia, dan juga Indonesia (kembali GR).</p>
<p>Akan tetapi, Amerika bukan negara “kemarin sore”. Dinasti sistem pengendali pemerintahan telah terstruktur dan jauh lebih kuat dari<span id="more-83"></span> siapapun sosok presidennya. Hal inilah yang kemudian membuat skeptis dan menimbulkan dugaan bahwa Obama hanya akan menjadi simbol semu bahwa perubahan telah terjadi di negara adidaya itu. Hal ini penting karena citra Amerika di mata dunia telah diluluhlantakkan oleh Bush semasa jayanya dulu. Label berubah penting bagi Amerika untuk menegosiasikan ulang posisinya di percaturan politik dan ekonomi dunia.</p>
<p>Mungkin Anda dapat mengatakan saya sebagai orang yang berargumen tak jelas dan mengada-ada. Tapi saya yakin, bahwa Anda sesungguhnya punya keraguan yang sama dengan saya. Hal ini akan semakin menguat karena setelah beberapa waktu memimpin pun, Obama nyaris tak bisa melakukan perubahan riil apapun di dunia ini.</p>
<p>Lantas apa persamaannya dengan Osama? Sadarlah teman, tidakkah Anda pernah bertanya kemana Osama dan jaringan terstrukturnya itu ketika Palestina dibombardir bom-bom Israel? Jangankan bertindak, komentarnya tak sekalipun muncul di televisi. Hal ini semakin menguatkan dugaan kalau Osama sesungguhnya hanyalah agen Amerika yang ditugaskan untuk melemahkan posisi Arab (khususnya Islam) di mata dunia. Dengan meneror dan membunuh terciptalah frame bahwa Islam adalah agama teroris yang tak layak hidup di muka bumi.</p>
<p>Obama dan Osama adalah boneka-boneka sistem pengendalian dunia ala Amerika. Mereka diatur dan diciptakan sebagai sosok yang dapat mempengaruhi pemikiran manusia di seantero jagad ini. Pemimpin Amerika sebenarnya ada di belakang sana, mereka sedang merencanakan sesuatu yang besar untuk menguasai dunia. Dan jika taruhan itu halal, saya berani bertaruh kalau sosok Osama akan perlahan menghilang setelah Obama naik menjadi presiden Amerika. Hal ini juga akan menciptakan citra kalau Obama (Amerika) berhasil membawa perdamaian di dunia. Kita tunggu saja.</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/sayapkuning.wordpress.com/83/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/sayapkuning.wordpress.com/83/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/sayapkuning.wordpress.com/83/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/sayapkuning.wordpress.com/83/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/sayapkuning.wordpress.com/83/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/sayapkuning.wordpress.com/83/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/sayapkuning.wordpress.com/83/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/sayapkuning.wordpress.com/83/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/sayapkuning.wordpress.com/83/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/sayapkuning.wordpress.com/83/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/sayapkuning.wordpress.com/83/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/sayapkuning.wordpress.com/83/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/sayapkuning.wordpress.com/83/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/sayapkuning.wordpress.com/83/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=sayapkuning.wordpress.com&amp;blog=5728605&amp;post=83&amp;subd=sayapkuning&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://sayapkuning.wordpress.com/2009/02/20/obama-vs-osama/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/656b606e47de939824bf83604ced2ae8?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">koeninq</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://sayapkuning.files.wordpress.com/2009/02/images13.jpeg?w=71" medium="image">
			<media:title type="html">images13</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>August Rush: Berlebihan!</title>
		<link>http://sayapkuning.wordpress.com/2009/02/20/august-rush-berlebihan/</link>
		<comments>http://sayapkuning.wordpress.com/2009/02/20/august-rush-berlebihan/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 20 Feb 2009 03:36:30 +0000</pubDate>
		<dc:creator>koeninq</dc:creator>
				<category><![CDATA[movie review]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://sayapkuning.wordpress.com/?p=80</guid>
		<description><![CDATA[Film ini berkisah tentang Evan Taylor (Freddie Highmore), anak lelaki dengan bakat musik luar biasa yang hidup di panti asuhan New York. Evan bukannya tak punya orang tua, ayahnya Louis Connelly (Jonathan Rhys Meyers) adalah gitaris merangkap vokalis sebuah band rock, sedangkan ibunya Lyla Novacek (Keri Russell) adalah pemain cello ternama di Amerika. Karena kisah [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=sayapkuning.wordpress.com&amp;blog=5728605&amp;post=80&amp;subd=sayapkuning&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img class="alignleft size-thumbnail wp-image-79" title="images12" src="http://sayapkuning.files.wordpress.com/2009/02/images12.jpeg?w=64&#038;h=96" alt="images12" width="64" height="96" />Film ini berkisah tentang Evan Taylor (Freddie Highmore), anak lelaki dengan bakat musik luar biasa yang hidup di panti asuhan New York. Evan bukannya tak punya orang tua, ayahnya Louis Connelly (Jonathan Rhys Meyers) adalah gitaris merangkap vokalis sebuah band rock, sedangkan ibunya Lyla Novacek (Keri Russell) adalah pemain cello ternama di Amerika.</p>
<p>Karena kisah cinta kedua orang tuanya tak direstui oleh ayah Lyla, maka mereka pun dipisahkan. Tragisnya, Louis tidak mengetahui kalau Lyla telah hamil, sedangkan Lyla diberitahu kalau anak yang dilahirkannya telah tewas ketika baru saja dilahirkan. Jadilah Louis dan Lyla terpisah tanpa mengetahui bahwa Evan sesungguhnya masih hidup dan sedang menunggu mereka di panti asuhannya.</p>
<p>Cerita pencarian Evan pun dimulai saat ia pergi meninggalkan panti dan bertemu dengan Wizard (Robbie Williams) seorang “koordinator” musisi-musisi jalanan cilik di New York. Evan yang kemudian diberi nama samaran August Rush pun dipaksa <span id="more-80"></span>mengamen di jalanan. Namun Evan berhasil melarikan diri dan bersembunyi di sebuah gereja. Di tempat ini pulalah ia kemudian diarahkan untuk belajar musik di Juilliard School, sebuah sekolah musik ternama di sana. Atas rekomendasi guru-gurunya yang kagum dengan bakat musiknya, Evan pun diberi kesempatan untuk menggelar konser besar dan membawakan lagu hasil ciptaannya sendiri. Tak dinyana, sesungguhnya Lyla pun yang selama ini tinggal di Chicago juga akan menjadi pengisi acara di konser tersebut.</p>
<p>Masalah mulai muncul saat Wizard kembali muncul dan berhasil membujuk Evan untuk kembali ke jalanan. Evan pun dipaksa melupakan mimpinya untuk ikut konser besar yang hanya tinggal beberapa hari lagi. Di jalanan itulah secara tak sengaja ia bertemu dengan Louis yang juga akan menggelar konser rock di New York. Louis yang tak tahu kalau Evan adalah anak kandungnya memotivasi Evan untuk kembali ke Juilliard dan mengejar mimpinya. Cerita ini berujung bahagia ketika Lyla, Evan, dan Louis akhirnya bertemu kembali di konser tersebut.</p>
<p>Bisa dikatakan film ini terlalu “manis”, terlalu banyak kebetulan yang menjadikan alur cerita menjadi kurang menantang dan mudah ditebak. Tapi untuk dijadikan tontonan keluarga, agaknya film ini layak jadi pilihan walaupun akan menjadi masalah ketika harus menjelaskan pada anak anda bahwa Evan adalah anak yang dilahirkan di luar pernikahan dan hanya dihasilkan dari pertemuan Louis dan Lyla dalam satu malam saja.</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/sayapkuning.wordpress.com/80/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/sayapkuning.wordpress.com/80/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/sayapkuning.wordpress.com/80/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/sayapkuning.wordpress.com/80/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/sayapkuning.wordpress.com/80/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/sayapkuning.wordpress.com/80/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/sayapkuning.wordpress.com/80/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/sayapkuning.wordpress.com/80/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/sayapkuning.wordpress.com/80/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/sayapkuning.wordpress.com/80/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/sayapkuning.wordpress.com/80/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/sayapkuning.wordpress.com/80/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/sayapkuning.wordpress.com/80/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/sayapkuning.wordpress.com/80/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=sayapkuning.wordpress.com&amp;blog=5728605&amp;post=80&amp;subd=sayapkuning&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://sayapkuning.wordpress.com/2009/02/20/august-rush-berlebihan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/656b606e47de939824bf83604ced2ae8?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">koeninq</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://sayapkuning.files.wordpress.com/2009/02/images12.jpeg?w=64" medium="image">
			<media:title type="html">images12</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>What If&#8230;</title>
		<link>http://sayapkuning.wordpress.com/2009/02/20/what-if/</link>
		<comments>http://sayapkuning.wordpress.com/2009/02/20/what-if/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 20 Feb 2009 03:09:37 +0000</pubDate>
		<dc:creator>koeninq</dc:creator>
				<category><![CDATA[philosophia]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://sayapkuning.wordpress.com/?p=76</guid>
		<description><![CDATA[Tentunya kita semua pernah mendengar slogan dari sebuah merk rokok ini. Iklan yang bertajuk evolusi dan bagaimana hal-hal yang tidak masuk akal kemudian dipertontonkan sebagai sebuah keniscayaan. Tapi tidakkah kata-kata ini menarik ruang generator pemikiran kita? Tidakkah kelanjutan dan pelengkapan kalimatnya menjadi menarik untuk dilanjutkan? Pertanyaannya adalah kenapa? Kenapa seakan kata “if” yang di-Indonesiakan menjadi [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=sayapkuning.wordpress.com&amp;blog=5728605&amp;post=76&amp;subd=sayapkuning&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img class="alignleft size-thumbnail wp-image-77" title="images11" src="http://sayapkuning.files.wordpress.com/2009/02/images11.jpeg?w=64&#038;h=96" alt="images11" width="64" height="96" />Tentunya kita semua pernah mendengar slogan dari sebuah merk rokok ini. Iklan yang bertajuk evolusi dan bagaimana hal-hal yang tidak masuk akal kemudian dipertontonkan sebagai sebuah keniscayaan.</p>
<p>Tapi tidakkah kata-kata ini menarik ruang generator pemikiran kita? Tidakkah kelanjutan dan pelengkapan kalimatnya menjadi menarik untuk dilanjutkan? Pertanyaannya adalah kenapa? Kenapa seakan kata “if” yang di-Indonesiakan menjadi “jika” selalu mengundang pertanyaan jika kemudian tidak dilanjutkan?</p>
<p>Jika adalah sebuah kata yang paling unik. Bukan karena susunan huruf penyusunnya, tapi lebih dikarenakan maksud dan awal musabab kenapa kita kemudian menggunakannya. Jika adalah sebuah bentuk dari harapan, tapi bukankah jika juga bisa terlahir dari penyesalan? Karena berharaplah lantas kita mengatakan “jika aku besar nanti, aku akan menjadi&#8230;”, dan karena menyesal pulalah kemudian kita mengatakan<span id="more-76"></span>“jika saja tadi aku mendengarkannya”. Teman, hampir tidak ada lagi kata yang dapat digunakan untuk mewakili dua perasaan itu secara bersamaan, dan hampir tidak ada pula kata yang dapat digunakan secara bersamaan untuk menceritakan kejadian di masa lampau dan bayangan masa depan secara kontinyu.</p>
<p>Filosofinya adalah bahwa harapan akan muncul dari penyesalan, penyesalan berawal dari kekecewaan, dan anda pasti tahu lanjutannya&#8230;kekecewaan berhulu dari harapan!</p>
<p>Tarik benang merah dan temukan jawabannya. Jika kita tidak ingin lagi menyesal, maka berhentilah untuk kecewa pada apa yang kita dapatkan. Dan jika kita tak ingin dikecewakan, maka berhentilah pula berharap. Selama ada harapan, maka bersiaplah untuk menyesal. Tapi apakah anda mencatat berapa kali saya menggunakan jika dalam paragraf ini? Apakah saya menggunakannya sebagai bentuk harapan atau berawal dari sebuah penyesalan? Ah&#8230;anda tak perlu tahu&#8230;tapi satu hal yang ingin saya katakan&#8230;<br />
“What if&#8230;there is no if?”</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/sayapkuning.wordpress.com/76/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/sayapkuning.wordpress.com/76/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/sayapkuning.wordpress.com/76/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/sayapkuning.wordpress.com/76/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/sayapkuning.wordpress.com/76/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/sayapkuning.wordpress.com/76/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/sayapkuning.wordpress.com/76/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/sayapkuning.wordpress.com/76/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/sayapkuning.wordpress.com/76/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/sayapkuning.wordpress.com/76/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/sayapkuning.wordpress.com/76/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/sayapkuning.wordpress.com/76/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/sayapkuning.wordpress.com/76/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/sayapkuning.wordpress.com/76/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=sayapkuning.wordpress.com&amp;blog=5728605&amp;post=76&amp;subd=sayapkuning&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://sayapkuning.wordpress.com/2009/02/20/what-if/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/656b606e47de939824bf83604ced2ae8?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">koeninq</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://sayapkuning.files.wordpress.com/2009/02/images11.jpeg?w=64" medium="image">
			<media:title type="html">images11</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>A Moment To Remember: Prototipe Film Korea</title>
		<link>http://sayapkuning.wordpress.com/2009/02/20/a-moment-to-remember-prototipe-film-korea/</link>
		<comments>http://sayapkuning.wordpress.com/2009/02/20/a-moment-to-remember-prototipe-film-korea/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 20 Feb 2009 02:33:45 +0000</pubDate>
		<dc:creator>koeninq</dc:creator>
				<category><![CDATA[movie review]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://sayapkuning.wordpress.com/?p=69</guid>
		<description><![CDATA[Awal film ini memang cukup merangsang kita untuk mengikuti lebih dalam kelanjutan ceritanya. Di bagian itu pertemuan antara So-Jin (Son Ye-jin) dan Chul-soo (Baek Jong-hak) digambarkan dengan efisien dan menarik hanya karena kesalahpahaman akibat sekaleng minuman soda. So-jin yang pelupa dan Chul-soo sebagai sosok “cool”, tegas, dan tanpa basa-basi dikesankan dengan jelas di sini. Hubungan [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=sayapkuning.wordpress.com&amp;blog=5728605&amp;post=69&amp;subd=sayapkuning&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:left;"><img class="alignleft size-thumbnail wp-image-74" title="images10" src="http://sayapkuning.files.wordpress.com/2009/02/images10.jpeg?w=67&#038;h=96" alt="images10" width="67" height="96" />Awal film ini memang cukup merangsang kita untuk mengikuti lebih dalam kelanjutan ceritanya. Di bagian itu pertemuan antara So-Jin (Son Ye-jin) dan Chul-soo (Baek Jong-hak) digambarkan dengan efisien dan menarik hanya karena kesalahpahaman akibat sekaleng minuman soda. So-jin yang pelupa dan Chul-soo sebagai sosok “cool”, tegas, dan tanpa basa-basi dikesankan dengan jelas di sini.</p>
<p>Hubungan mereka pun semakin erat ketika So-jin yang juga putri pengusaha bertemu kembali dengan Chul-soo yang menjadi mandor idealis di proyek ayahnya tersebut. Keakraban mereka pun berlanjut hingga ke pelaminan.</p>
<p>Cerita memanas ketika So-jin divonis menderita <span id="more-69"></span>Alzheimer (penyakit yang menyebabkan hilang ingatan permanen). Sisi romantis film inipun mulai bermunculan ketika Chul-soo dengan gigihnya berusaha mempertahankan ingatan istrinya. Mulai dari membuat catatan-catatan kecil bagaimana menggunakan alat-alat rumah tangga sehari-hari sampai mencoba merekonstruksi pertemuan awal mereka di mini market dahulu. Film inipun diakhiri dengan kematian So-jin akibat penyakitnya tersebut.</p>
<p>Secara keseluruhan, film ini seperti mengikuti prototipe film-film Korea lainnya. Cerita romantis bertempo lambat yang diakhiri oleh kematian tokoh utama akibat penyakit kronis. Hampir tak ada yang istimewa dengan ide cerita film ini selain pembukaan wawasan penonton tentang penyakit alzheimer itu sendiri. Perlu diketahui, penyakit So-jin terdiagnosis hanya karena keluhannya yang sering kesulitan mengingat jalan pulang dari kantor ke rumahnya sendiri!</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/sayapkuning.wordpress.com/69/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/sayapkuning.wordpress.com/69/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/sayapkuning.wordpress.com/69/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/sayapkuning.wordpress.com/69/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/sayapkuning.wordpress.com/69/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/sayapkuning.wordpress.com/69/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/sayapkuning.wordpress.com/69/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/sayapkuning.wordpress.com/69/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/sayapkuning.wordpress.com/69/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/sayapkuning.wordpress.com/69/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/sayapkuning.wordpress.com/69/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/sayapkuning.wordpress.com/69/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/sayapkuning.wordpress.com/69/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/sayapkuning.wordpress.com/69/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=sayapkuning.wordpress.com&amp;blog=5728605&amp;post=69&amp;subd=sayapkuning&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://sayapkuning.wordpress.com/2009/02/20/a-moment-to-remember-prototipe-film-korea/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/656b606e47de939824bf83604ced2ae8?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">koeninq</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://sayapkuning.files.wordpress.com/2009/02/images10.jpeg?w=67" medium="image">
			<media:title type="html">images10</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Emberesia</title>
		<link>http://sayapkuning.wordpress.com/2009/02/18/emberesia/</link>
		<comments>http://sayapkuning.wordpress.com/2009/02/18/emberesia/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 18 Feb 2009 15:09:30 +0000</pubDate>
		<dc:creator>koeninq</dc:creator>
				<category><![CDATA[propaganda]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://sayapkuning.wordpress.com/?p=66</guid>
		<description><![CDATA[Pernahkah Anda melihat film City of Ember? Bukan, saya bukan bermaksud meresensi film itu di sini. Anda dapat melihat resensinya di bagian lain blog ini. Saya hanya ingin mengutip sebuah adegan di film fiksi itu. Diceritakan bahwa para penduduk Ember yang baru lulus sekolah dikumpulkan di sebuah tempat dan menunggu pembagian kertas-kertas kepada mereka. Kertas [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=sayapkuning.wordpress.com&amp;blog=5728605&amp;post=66&amp;subd=sayapkuning&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-family:&quot;" lang="IN"><img class="alignleft size-thumbnail wp-image-65" title="images7" src="http://sayapkuning.files.wordpress.com/2009/02/images7.jpeg?w=96&#038;h=96" alt="images7" width="96" height="96" />Pernahkah Anda melihat film City of Ember? Bukan, saya bukan bermaksud meresensi film itu di sini. Anda dapat melihat resensinya di bagian lain blog ini. Saya hanya ingin mengutip sebuah adegan di film fiksi itu. </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-family:&quot;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-family:&quot;" lang="IN">Diceritakan bahwa para penduduk Ember yang baru lulus sekolah dikumpulkan di sebuah tempat dan menunggu pembagian kertas-kertas kepada mereka. Kertas itu bukan kertas biasa, kertas itu berisi jenis pekerjaan yang harus mereka lakukan sebagai bagian dari pengabdian kepada Ember. Ada pekerja pipa, pengawas boiler, hingga ke pembawa pesan (semacam tukang pos). </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-family:&quot;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-family:&quot;" lang="IN">Unik, karena cara itu mungkin berhasil mengatasi pengangguran di sana. Tapi bagaimana menurut Anda jika itu diterapkan di kenyataan, di negara kita misalnya?</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-family:&quot;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-family:&quot;" lang="IN">Memang tidak logis, karena pembagian kerja lebih terlihat seperti pengumuman undian kupon iklan sabun daripada <span id="more-66"></span>penentuan nasib dan masa depan seseorang. Tapi cara itu cukup masuk akal untuk mengatasi pengangguran. </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-family:&quot;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-family:&quot;" lang="IN">Saya membayangkan jika misalnya ada data alumni Teknik Kimia di seantero negeri, kemudian ada pula data kebutuhan tenaga kerja dari setiap perusahaan. Nah kemudian para sarjana itu dikumpulkan dan dibagikan secarik kertas. Ketika dibuka terbaca tulisan seperti <em>Process Engineer Pertamina</em>, <em>GDP Freeport, </em>atau yang lainnya. Wah sudah pasti akan enak sekali hidup di Indonesia. Setuju? Tapi bila Anda setuju, berarti Anda harus siap jika ketika kertas Anda dibuka terbaca tulisan <em>Buruh Harian</em> atau <em>Penagih Kredit Panci</em>. Atau yang lebih parah, jika terbaca tulisan <em>Coba Lagi </em>atau <em>Anda Belum Beruntung</em>. Hehe..so?</span></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/sayapkuning.wordpress.com/66/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/sayapkuning.wordpress.com/66/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/sayapkuning.wordpress.com/66/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/sayapkuning.wordpress.com/66/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/sayapkuning.wordpress.com/66/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/sayapkuning.wordpress.com/66/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/sayapkuning.wordpress.com/66/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/sayapkuning.wordpress.com/66/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/sayapkuning.wordpress.com/66/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/sayapkuning.wordpress.com/66/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/sayapkuning.wordpress.com/66/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/sayapkuning.wordpress.com/66/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/sayapkuning.wordpress.com/66/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/sayapkuning.wordpress.com/66/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=sayapkuning.wordpress.com&amp;blog=5728605&amp;post=66&amp;subd=sayapkuning&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://sayapkuning.wordpress.com/2009/02/18/emberesia/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/656b606e47de939824bf83604ced2ae8?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">koeninq</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://sayapkuning.files.wordpress.com/2009/02/images7.jpeg?w=96" medium="image">
			<media:title type="html">images7</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Kartini Tak Berkalung Surban</title>
		<link>http://sayapkuning.wordpress.com/2009/02/18/kartini-tak-berkalung-surban/</link>
		<comments>http://sayapkuning.wordpress.com/2009/02/18/kartini-tak-berkalung-surban/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 18 Feb 2009 14:57:34 +0000</pubDate>
		<dc:creator>koeninq</dc:creator>
				<category><![CDATA[propaganda]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://sayapkuning.wordpress.com/?p=57</guid>
		<description><![CDATA[Siapa tak kenal sosok yang satu ini? Sutradara muda dengan bagitu banyak karya. Mendobrak film-film horor murahan dengan film kelas wahid seperti menjadi jalan hidupnya. Lihatlah karya-karyanya seperti Get Married ataupun Ayat-ayat Cinta yang sedemikian booming di bioskop-bioskop tanah air. Kesan katro dan tak berpendidikan amat jauh dari film-film garapannya. Tapi sosok brilian itu mendapat [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=sayapkuning.wordpress.com&amp;blog=5728605&amp;post=57&amp;subd=sayapkuning&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-family:&quot;" lang="IN"><img class="alignleft size-full wp-image-58" title="images3" src="http://sayapkuning.files.wordpress.com/2009/02/images3.jpeg?w=460" alt="images3"   />Siapa tak kenal sosok yang satu ini? Sutradara muda dengan bagitu banyak karya. Mendobrak film-film horor murahan dengan film kelas wahid seperti menjadi jalan hidupnya. Lihatlah karya-karyanya seperti Get Married ataupun Ayat-ayat Cinta yang sedemikian booming di bioskop-bioskop tanah air. Kesan katro dan tak berpendidikan amat jauh dari film-film garapannya.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-family:&quot;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-family:&quot;" lang="IN">Tapi sosok brilian itu mendapat benturan keras belakangan ini. Film terbarunya Perempuan Berkalung Surban (PBS), mendapat kecaman di sana sini. Kecaman paling keras datang dari tokoh-tokoh pesantren yang amat sangat kecewa dengan pencitraan buruk pesantren dalam film itu. Dalam debat di TVOne beberapa waktu lalu, tampak jelas kegusaran alumnus-alumnus pesantren terhadap karya Hanung yang satu ini.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-family:&quot;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-family:&quot;" lang="IN">Kesan pengekangan agama (walau Hanung menyatakan yang mengekang adalah budaya) dan tuntutan emansipasi ala kaum feminis progresif <span id="more-57"></span>memang kental sekali di sepanjang film tersebut. Simbol-simbol Islam banyak sekali yang diubah seenaknya menjadi belenggu-belenggu anti-kemapanan. Rasanya Hanung memang agak tidak proporsional untuk bagian ini.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-family:&quot;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-family:&quot;" lang="IN">Sesungguhnya konsep berpikir film ini sangat menarik untuk ditelaah lebih dalam. Memang tak bisa dipungkiri banyak sekali konflik berbasis gender yang mengemuka di negeri ini. Pelecehan seksual oleh kaum lelaki terhadap wanita, pelecehan antar wanita sendiri, bahkan pelecehan diri sendiri oleh wanita memang tergambar jelas di ruang-ruang surat kabar tanah air. PBS hadir dengan ide pemunculan Kartini di zaman modern. Tak ada yang salah memang. Cerita seperti ini memang membutuhkan peradaban jahat untuk ditabrak dengan keras dan kemudian dihancurkan.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-family:&quot;" lang="IN">Kesalahan fatal Hanung ada pada pemilihan “peradaban jahat”-nya. Penempatan pesantren dan kyai-kyai di film itu terlalu sensitif untuk ditempatkan di sana, apalagi untuk ditabrak dan kemudian dihancurkan.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-family:&quot;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-family:&quot;" lang="IN">Tampaknya Hanung harus belajar banyak untuk pemilihan setting ceritanya. Bangsa ini masih sangat menghormati para kyai, dan pesantrenpun masih sangat “suci” untuk dikotori oleh citra-citra semacam itu.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-family:&quot;"> </span></p>
<p><span style="font-size:12pt;font-family:&quot;" lang="IN">Agaknya kalau film ini memang ingin menampilkan konsep emansipasi progresif semacam itu, kenapa tidak mencoba mengambil setting di RS Mitra Keluarga yang sempat tergeret kasus pelarangan jilbab bagi karyawannya, atau coba menggali lebih dalam dunia entertainment kita, bagaimana seorang artis harus mau tampil genit lengkap dengan pakaian minim bila tak mau karirnya jeblok. Kenapa Hanung harus mengambil setting di pesantren yang notabene tidak berada di puncak peringkat lokasi diskriminasi terbesar di dunia ini. Masih banyak pilihan lain. Semoga fenomena PBS ini menjadi pelajaran berharga bagi kita semua.</span></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/sayapkuning.wordpress.com/57/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/sayapkuning.wordpress.com/57/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/sayapkuning.wordpress.com/57/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/sayapkuning.wordpress.com/57/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/sayapkuning.wordpress.com/57/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/sayapkuning.wordpress.com/57/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/sayapkuning.wordpress.com/57/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/sayapkuning.wordpress.com/57/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/sayapkuning.wordpress.com/57/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/sayapkuning.wordpress.com/57/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/sayapkuning.wordpress.com/57/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/sayapkuning.wordpress.com/57/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/sayapkuning.wordpress.com/57/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/sayapkuning.wordpress.com/57/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=sayapkuning.wordpress.com&amp;blog=5728605&amp;post=57&amp;subd=sayapkuning&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://sayapkuning.wordpress.com/2009/02/18/kartini-tak-berkalung-surban/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/656b606e47de939824bf83604ced2ae8?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">koeninq</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://sayapkuning.files.wordpress.com/2009/02/images3.jpeg" medium="image">
			<media:title type="html">images3</media:title>
		</media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>
